Tampilkan postingan dengan label canon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label canon. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2011

Canon Luncurkan 2 Kamera 12.1 Megapixel dengan Prosesor DIGIC 5

     Canon, sebagai pemimpin industri fotografi, meluncurkan dua kamera compact terbaru yang dilengkapi dengan sensor CMOS beresolusi 12.1 megapixel dan prosesor DIGIC 5. Kedua kamera ini tentunya memiliki kelebihannya masing-masing. PowerShot SX40 HS melengkapi jajaran kamera superzoom Canon dengan kemampuan zoom hingga 35x dan PowerShot S100 yang ditujukan bagi para penggemar kamera saku. Berikut spesifikasi masing-masing kamera.

Canon PowerShot SX40 HS

     Kamera superzoom ini dilengkapi dengan motor Ultrasonic dan Voice Coil yang menunjang kecepatan dan keheningan proses zoom dan pengambilan fokus gambar. Lensa 24-840mm equivalent, ditambah dengan teknologi Intelligent IS, memudahkan pengguna dalam mengambil foto berkualitas tinggi, bahkan dari jarak jauh. Prosesor DIGIC 5 yang diusung dalam kamera ini meningkatkan kecepatan pengambilan gambar hingga 10 foto per detik.
     PowerShot SX40 HS dilengkapi dengan kontrol manual dan beragam model filter yang memungkinkan pengguna untuk berkreasi, dari efek fish-eye, super vivid, poster, miniatur, hingga toy camera. Selain menghasilkan foto berkualitas tinggi, kamera ini mendukung rekam video HD 1080p dengan kecepatan 24fps yang memanfaatkan teknologi Intelligent Image Stabilizer untuk menghasilkan kualitas video yang jernih

Canon PowerShot S100

     Dilengkapi dengan prosesor DIGIC 5, tingkat ISO hingga 6400, dan aperture maksimum sebesar f/2.0,kamera saku terbaru Canon dapat menghasilkan kualitas foto terbaik dalam kondisi penerangan terburuk. Lensa berukuran 24mm yang memiliki kemampuan zoom hingga 5x, ditambah dengan teknologi Intelligent Image Stabilizer memastikan kejernihan kualitas hasil foto dan video yang dihasilkan.

     Bagi para pengguna yang gemar bepergian, kamera ini tidak hanya menawarkan design yang compact dan mudah dibawa kemana-mana. Feature GPS menawarkan kemampuan untuk merekam waktu dan tempat pengambilan foto yang dapat dilihat kembali melalui software Map Utility yang diintegrasikan dengan Google Maps. Selain itu, kamera ini juga menawakan kemampuan rekam video HD 1080p dengan kecepatan 24fps.

Sumber : http://www.jagatreview.com

Minggu, 11 Desember 2011

SEJARAH DAN JENIS LENSA CANON


     Lensa Canon EF, dirilis pertama kali tahun 1987, bersamaan dengan sistem Canon EOS. Lensa Canon EF memiliki motor auto fokus sehingga tidak tergantung dari mekanik dari kamera. Kamera mengirimkan sinyal ke lensa melalui kontak elektronik yang terdapat di lensa dan kamera.
     Lensa EF cocok untuk kamera bersensor besar / full frame dan juga bisa dipakai untuk kamera yang bersensor lebih kecil (APS-H, APS-C). Di tahun 2003, Canon memperkenalkan lensa EF-S, yang merupakan lensa khusus untuk kamera yang bersensor APS-C. Lensa EF-S berukuran relatif lebih kecil, dan lebih terjangkau harganya dibandingkan dengan lensa EF yang sekelas, namun lensa EF-S tidak bisa digunakan untuk kamera bersensor full frame.
Teknologi lensa EF dan EF-S
Ultrasonic motor (USM)
     Lensa yang memiliki teknologi USM memiliki kinerja auto fokus yang lebih cepat, akurat dan tidak bersuara. Ada dua tipe USM, yaitu ring-type dan micromotor. Lensa yang memiliki USM ring-type memiliki kemampuan manual focus override (M/A), yang artinya kita bisa mengunakan lensa itu untuk manual fokus kapan saja kita inginkan dengan memutar cincin auto fokus. Di lensa tanpa ring-type, kita harus switch ke manual fokus terlebih dahulu. Tipe micromotor dibuat untuk mengurangi harga produksi lensa.
Image Stabilization
     Teknologi Image Stabilization (IS) terdapat di sebagian lensa EF dan EF-S. Image stabilization ini membantu meredam efek getaran dengan mengkompensasi gerakan lensa, sehingga hasil foto tidak blur akibat getaran tangan kita. Teknologi ini sangat membantu saat kita mengunakan shutter speed yang lambat, biasanya di kondisi cahaya yang kurang baik. Fitur ini sangat berguna di lensa telefoto / panjang, karena lensa telefoto sangat sensitif terhadap getaran.
     Karena Canon menetapkan teknologi lensa ini di dalam lensa, bukan kamera, maka kita bisa melihat efek peredaman getaran lensa di jendela bidik. Teknologi ini tidak membantu membekukan subjek yang bergerak cepat seperti motor, olahragawan atau satwa liar. Karena IS hanya meredam getaran tangan fotografer, maka, kita tidak perlu mengaktifkan IS ketika kamera sedang dipasang di tripod.
Hybrid IS
     Teknologi ini dikembangkan Canon tahun 2009. Hybrid IS dapat meredam getaran yang bersifat linear (naik turun), atau rotational (putar). Biasanya efektif untuk lensa makro. Di akhir tahun 2009, Canon merilis lensa Canon EF 100mm f/2.8 L IS USM, yang mengunakan teknologi ini.
DO (Diffractive Optics)
     Lensa dengan elemen DO lebih ringan dan kecil daripada lensa biasa. Sampai saat ini, hanya dua lensa yang memiliki elemen DO, yaitu Canon EF 70-300mm f/4.5-5.6 DO IS dan Canon EF 400mm f/4 DO IS USM. Tanda lensa DO yaitu cincin berwarna hijau. Adanya elemen ini membuat harga menjadi lebih mahal daripada lensa sejenis. Teknologi ini adalah teknologi unik yang dikembangkan oleh Canon.

 (Luxury)
     Lensa berlabel “L” bukanlah sebuah teknologi, tetapi label ini berfungsi untuk membedakan antara lensa dengan kualitas standar dengan lensa berkualitas tinggi. Lensa berlabel L biasanya memiliki kualitas yang sangat baik, memiliki teknologi USM, dan bisa dipakai untuk kamera bersensor full frame atau kamera bersensor lebih kecil. Lensa L paling cocok digunakan di kamera full frame dan dimudah diidentifikasi karena dibalut cincin berwarna merah.
     Banyak lensa L yang memiliki bukaan maksimum yang lebih besar dari lensa standar dan juga lebih kokoh. Banyak yang tahan cuaca buruk seperti hujan dan salju. Karena kualitas tinggi tersebut, lensa L dipasarkan dengan harga yang lebih tinggi dari lensa standar.

Sumber : http://www.infofotografi.com


Selasa, 06 Desember 2011

10 Kamera DSLR Terbaik 2011

Sekarang dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat,teknologi yang terbenam dalam sebuah kamera juga menjadi sangat maju. Sehingga pada saat ini  kita dapat merekam gambar dalam bentuk foto dengan kualitas yang sangat bagus.

Semua kamera DSLR baru memungkinkan kita untuk mengambil foto dengan fleksibilitas yang lebih besar dan kualitas yang lebih baik daripada sebelumnya. 
Dulu kamera DSLR hanya mampu untuk merekam dalam bentuk gambar saja (foto), namun dengan terus berkembangnya teknologi saat ini kamera DSLR juga mampu merekam video dengan format HD.

Di sini saya telah mengumpulkan beberapa informasi tentang kamera DSLR dengan kualitas terbaik yang diluncurkan tahun ini dilihat berdasarkan spesifikasi dan fitur. Jadi mari kita lihat jajaran kamera DSLR terbaik 2011:


1. NIKON D7000


2. Nikon D3100


3. Canon EOS Rebel T3i


4. Nikon D5100


5. Canon Rebel XS


6. Nikon D3000


7. Canon EOS Rebel T1i


8. Canon EOS Rebel T3


9. Canon EOS Rebel T2i


10. Canon EOS 60D






Tetap Kunjungi Blog Ini Untuk Update Artikel Lainnya Seputar Fotografi